Cara Membaca Not Angka untuk Pemula
Panduan lengkap membaca not angka dari nol, mulai dari angka 1–7, arti "Do = C", titik oktaf, tanda diam, ketukan, kres dan mol, sampai garis birama.
Not angka adalah cara menulis melodi memakai angka 1 sampai 7. Di Indonesia, not angka dipakai di buku lagu sekolah, buku nyanyian, dan lembar lagu daerah, karena lebih mudah dipelajari daripada not balok. Panduan ini membahas semua tanda dasarnya satu per satu, lengkap dengan contoh.
Angka 1–7: do re mi fa sol la si
Setiap angka mewakili satu nada dalam tangga nada mayor:
| Angka | Dibaca | Nama nada kalau Do = C |
|---|---|---|
| 1 | do | C |
| 2 | re | D |
| 3 | mi | E |
| 4 | fa | F |
| 5 | sol | G |
| 6 | la | A |
| 7 | si | B |
Setelah 7 (si), urutannya kembali ke 1 (do) yang lebih tinggi. Coba nyanyikan pelan-pelan: do, re, mi, fa, sol, la, si, do.
Arti “Do = C”
Di bagian atas lagu biasanya tertulis Do = C, Do = G, atau nada lain. Tulisan ini disebut nada dasar. Artinya: angka 1 (do) dibunyikan sebagai nada tersebut.
- Do = C: 1 = C, 2 = D, 3 = E, dan seterusnya, seperti tabel di atas.
- Do = G: 1 = G, 2 = A, 3 = B, 4 = C, 5 = D, 6 = E, 7 = F#.
- Do = D: 1 = D, 2 = E, 3 = F#, 4 = G, 5 = A, 6 = B, 7 = C#.
Inilah kelebihan not angka: angkanya tidak berubah walaupun nada dasarnya diganti. Kalau lagu terasa terlalu tinggi untuk dinyanyikan, cukup turunkan nada dasarnya, misalnya dari Do = D ke Do = C, tanpa menulis ulang satu angka pun.
Titik di atas dan di bawah angka: oktaf
Satu deret do sampai si disebut satu oktaf. Untuk nada yang lebih tinggi atau lebih rendah, angka diberi titik:
- Titik di atas angka berarti satu oktaf lebih tinggi. Contoh: angka 1 dengan titik di atasnya adalah do tinggi, yaitu do sesudah si.
- Titik di bawah angka berarti satu oktaf lebih rendah. Contoh: angka 5 dengan titik di bawahnya adalah sol rendah, yaitu sol sebelum do.
Jadi, urutan nada dari rendah ke tinggi bisa terlihat seperti ini:
5 6 7 1 2 3 4 5 6 7 1 2
Tiga angka pertama (sol, la, si rendah) bertitik di bawah, dan dua angka terakhir (do, re tinggi) bertitik di atas.
Dua titik di atas angka berarti dua oktaf lebih tinggi, dan dua titik di bawah berarti dua oktaf lebih rendah. Pada lagu sehari-hari, yang paling sering muncul adalah satu titik.
Angka 0: tanda diam
Angka 0 bukan nada. Angka 0 adalah tanda diam (istirahat): selama satu ketuk, Anda tidak bernyanyi atau memainkan nada apa pun. Tanda diam sama pentingnya dengan nada, karena memberi jeda dan napas pada lagu.
Ketukan: berapa lama nada dibunyikan
Not angka juga menunjukkan panjang setiap nada.
- Angka yang berdiri sendiri dibunyikan selama satu ketuk. Ketuk adalah denyut tetap lagu, seperti hitungan “satu, dua, tiga, empat” sambil mengetukkan kaki.
- Garis di atas angka berarti setengah ketuk. Dua angka yang berada di bawah satu garis dibunyikan bergantian dalam satu ketuk, masing-masing setengah ketuk.
- Dua garis di atas angka berarti seperempat ketuk. Empat angka di bawah dua garis mengisi satu ketuk.
- Titik setelah angka (dipisah spasi) berarti nada sebelumnya diperpanjang satu ketuk. Setiap titik menambah satu ketuk.
Contoh perhitungan:
1 → 1 ketuk 1 . → 2 ketuk 1 . . → 3 ketuk 1 . . . → 4 ketuk 1 2 → 1 ketuk (2 nada × ½) 1 2 3 4 → 1 ketuk (4 nada × ¼) 0 → diam 1 ketuk
Perhatikan bedanya: titik setelah angka menambah ketukan, sedangkan titik di atas atau di bawah angka mengubah tinggi nada.
Garis miring: kres dan mol
Kadang angka dicoret garis miring. Tanda ini menggeser nada sebanyak setengah nada:
- Garis miring seperti / (dari kiri bawah ke kanan atas) berarti nada dinaikkan setengah nada, disebut kres. Dengan Do = C, angka 4 yang dicoret / menjadi F# (fa naik setengah nada).
- Garis miring seperti \ (dari kiri atas ke kanan bawah) berarti nada diturunkan setengah nada, disebut mol. Dengan Do = C, angka 7 yang dicoret \ menjadi Bb (si turun setengah nada).
4 → F# kalau Do = C 7 → Bb kalau Do = C
Saat diketik di komputer atau HP, tanda ini sering ditulis di belakang angka, misalnya 4/ untuk kres dan 7\ untuk mol, atau dengan tanda #4 dan b7.
Garis birama dan tanda birama
Lagu dibagi menjadi kelompok-kelompok ketukan yang sama panjang. Satu kelompok disebut birama, dan batasnya ditandai garis birama |.
Berapa ketuk dalam satu birama ditunjukkan oleh tanda birama di awal lagu, di dekat tulisan Do = …:
- 4/4: empat ketuk dalam satu birama. Paling sering dipakai.
- 3/4: tiga ketuk dalam satu birama, terasa seperti irama wals.
- 2/4: dua ketuk dalam satu birama, sering dipakai untuk lagu mars.
Garis birama ganda || menandai akhir lagu. Tanda |: dan :| mengapit bagian yang harus diulang.
Biasakan menghitung ketuk di setiap birama. Pada lagu 4/4, jumlah ketuk antara dua garis birama selalu empat, termasuk ketuk dari titik dan tanda diam.
Contoh 1: “Twinkle Twinkle Little Star”
Melodi ini berasal dari lagu rakyat Prancis abad ke-18 dan sudah menjadi domain publik.
Do = C 4/4 1 1 5 5 | 6 6 5 . | 4 4 3 3 | 2 2 1 . | 5 5 4 4 | 3 3 2 . | 5 5 4 4 | 3 3 2 . | 1 1 5 5 | 6 6 5 . | 4 4 3 3 | 2 2 1 . ||
Cara membacanya: do do sol sol, la la sol (sol ditahan dua ketuk karena ada titik), fa fa mi mi, re re do (do ditahan dua ketuk). Setiap birama berisi empat ketuk.
Contoh 2: “Frère Jacques”
Lagu rakyat Prancis ini juga domain publik. Di sini ada garis setengah ketuk dan titik di bawah angka.
Do = C 4/4 1 2 3 1 | 1 2 3 1 | 3 4 5 . | 3 4 5 . | 5 6 5 4 3 1 | 5 6 5 4 3 1 | 1 5 1 . | 1 5 1 . ||
Pada baris ketiga, pasangan sol-la dan sol-fa yang bergaris di atasnya masing-masing mengisi satu ketuk (dua nada setengah ketuk), lalu 3 dan 1 masing-masing satu ketuk. Di baris terakhir, 5 yang bertitik di bawah adalah sol rendah, dan 1 terakhir ditahan dua ketuk.
Latihan dengan konverter not angka
Untuk mencari nada di gitar, keyboard, atau pianika, Anda bisa memakai konverter not angka ke nama nada. Tempel not angka, pilih nada dasar Do =, dan nama nadanya langsung muncul.
Karena keyboard HP tidak punya titik di atas angka, ketik seperti ini:
1'untuk titik di atas (oktaf lebih tinggi)5,untuk titik di bawah (oktaf lebih rendah)4/atau#4untuk kres,7\ataub7untuk mol
Coba ketik contoh “Twinkle Twinkle Little Star” di atas, lalu ganti pilihan Do = C menjadi Do = G. Angkanya tetap, tetapi nama nadanya berubah.
Ringkasan
| Tanda | Arti |
|---|---|
| 1 2 3 4 5 6 7 | do re mi fa sol la si |
| Do = C | angka 1 dibunyikan sebagai C |
| titik di atas angka | satu oktaf lebih tinggi |
| titik di bawah angka | satu oktaf lebih rendah |
| 0 | diam satu ketuk |
| garis di atas angka | setengah ketuk |
| titik setelah angka | tambah satu ketuk |
| garis miring / | naik setengah nada (kres) |
| garis miring \ | turun setengah nada (mol) |
| | | garis birama |